MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Daftar kebutuhan harga barang pokok di Kota Makassar di bulan Desember cenderung mengalami kenaikan. Namun pantauan dibeberapa hari terakhir telah mengalami penurunan meski belum menyentuh harga yang sewajarnya.
Untuk itu Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin) Kota Makassar senantiasa melakukan operasi pasar di beberapa pasar tradisional serta melakukan pemantauan pada 10 pasar tradisional di Kota Makassar terutama jelang Natal dan Tahun Baru.
Disperin intens melakukan kegiatan Program MDC (Mini Distribution Center) yang dilaksanakan oleh Tim TPID Kota Makassar dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar.
Ada beberapa barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dengan pantauan harga antara tanggal 1 Desember hingga 18 Desember 2025. Diantaranya :
– Bawang Bombay dari harga 36.700/kg mengalami kenaikan.
– Bawang merah dari 47.000/ kg naik menjadi 51.000/kg.
– Bawang putih mengalami penurunan namun belum menyentuh harga yang seharusnya.
– Cabe merah besar sejak tanggal 1 Desember mengalami kenaikan sebesar 38.400/kg. Namun secara perlahan mengalami penurunan menjadi 36.000/kg.
– Cabe rawit merah mengalami kenaikan signifikan karena curah hujan yang tinggi sehingga berdampak pada pasokan dari daerah penghasil. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang mengalami kenaikan pada musim penghujan.
“Hingga saat ini Disperin terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Pertanian maupun dengan Perumda Pasar untuk kondisi Kedepannya agar harga bahan pokok dapat menyentuh harga yang sewajarnya,” ungkap Wahyudin, Kabid Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, pada program KABAR SKPD Radio GAMA FM 93,7, Jum’at (19/12/2025).
Sementara harga beras di Kota Makassar terpantau normal berada pada harga yang sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.
Dari rapat koordinasi Pemerintah Propinsi bersama dengan beberapa kabupaten/ kota di Sulsel bahwa stok beras masih sangat mencukupi.



















