MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Dinas Pertanahan Kota Makassar dengan beberapa kegiatan yang telah berlangsung, diantaranya telah mensertifikatkan 19 bidang lahan di tahun 2025 dengan rincian : 4 SD, 1 SMP dan 14 bidang lahan di Untia termasuk di dalamnya adalah lahan persiapan Stadion Untia seluas 3,2 ha sebagai tambahan terhadap lahan yang telah bersertifikat yang lalu seluas 6,7 ha. Sehingga khusus untuk stadion lahan siap bangun adalah 9,9 ha bersertifikat. Hal ini sangat mendukung program prioritas Wali Kota Makassar.
“19 bidang lahan yang kami sertifikatkan tahun 2025 dengan luas lahan 7,7 ha serta nilai aset yang kami amankan adalah senilai 111.569.108.000,” tambah Roy Hartono, Kabid Penanganan masalah dan Pengamanan Fisik Tanah pada Program Kabar SKPD Radio GAMA FM 93,7, Kamis (27/11/2025).
Selanjutnya Dinas Pertanahan juga sementara melakukan pengamanan fisik melalui pemagaran di 7 lokasi masing-masing -masing 2 lokasi di Telkomas, 4 lokasi di perumahan dosen Antang serta 1 lokasi di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala.
Pengamanan fisik lainnya berupa pematokan. Untuk tahun ini dilakukan 65 titik lokasi pematokan lahan aset Pemkot yang berada di Untia, Paccerakang, Mangga 3, NTI Tamalanrea, Biring Romang, Ballaparang dan Taman di Balaikota.
Selanjutnya Dinas Pertanahan juga telah melakukan mediasi konflik pertanahan sebanyak 11 kali penanganan konflik dari 12 mediasi target pada tahun 2025.
Saat inipun Dinas Pertanahan tengah melakukan persiapan dalam rangka pengadaan lahan untuk landasan persiapan pembangunan Jembatan Barombong di Kecamatan Tamalate. Rencana pembangunan di tahun 2026 melibatkan beberapa SKPD baik di kota maupun propinsi serta pusat. Ini menjadi perhatian khusus dari Wali Kota Makassar karena Jembatan Barombong saat ini telah over kapasitas sehingga perlu pembangunan jembatan baru.



















