MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Pemerintah Kota Makassar optimis kembali mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026.
Selama empat tahun, Kota Makassar berhasil meraih penghargaan kategori Nindya KLA di tahun 2025, 2023, 2022, dan 2019.
Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPPA) Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar menyatakan optimis kembali mengikuti Monev KLA tahun ini. Apalagi kolaborasi lintas sektor dalam Monev KLA telah terbangun sejak tahun – tahun sebelumnya.
“Kami optimis. Hal ini diperkuat dengan dukungan pimpinan, kolaborasi multi sektor, dan tim Monev KLA yang telah terlatih sejak tahun pertama Kota Makassar mengikuti Monev KLA,” optimis Ita Isdiana Anwar.
Monev KLA adalah proses pemantauan dan penilaian berkala yang dilakukan Kementerian PPPA terhadap 24 indikator dalam 5 kluster hak anak untuk memastikan pemenuhan hak anak di daerah.
Hal ini penting untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala, dan memacu peringkat, seperti akselerasi menuju predikat utama.
Lima kluster Monev KLA yakni :
1. Hak Sipil dan Kebebasan
2. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif
3. Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan
4. Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya
5. Perlindungan Khusus
Tahapan Monev KLA meliputi persiapan, penginputan data, verifikasi administrasi, hingga verifikasi lapangan.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Khusus Anak (PKA) Dinas PPPA Kota Makassar, Isnaniah Nurdin mengatakan Monev KLA didasarkan pada surat Kemen PPPA RI or B-23/Setmen/TK.05/02/2026 tanggal 12 Februari 2026 perihal pelaksanaan Evaluasi Kabupaten Kota Layak Anak.
Serta amanat dari UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).
“Saat ini Monev KLA berada pada tahapan penginputan data atau evaluasi mandiri yang berlangsung selama dua bulan lebih, terhitung sejak 18 Februari hingga 30 April 2026,” terang Isnaniah Nurdin.
Setelah itu, Monev KLA akan berlanjut ke tahapan verifikasi administrasi hingga verifikasi lapangan jika diperlukan, dan berakhir pada Oktober 2026 dengan penetapan peringkat KLA bagi kabupaten, dan kota.(*)



















