MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Sebanyak 47 peserta Lomba Bertutur Bagi Siswa SD/MI Tingkat Kota Makassar Tahun 2026 mengikuti Technical Meeting yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar di Aula PT. Penerbit Erlangga Cabang Makassar, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusias dengan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Makassar, seluruh dewan juri, guru pendamping, tenaga perpustakaan sekolah, serta para peserta dari berbagai SD dan MI di Kota Makassar.
Technical Meeting secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Syahruddin, S.Sos., M.Adm.Pemb., yang mewakili Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Tulus Wulan Juni, S.Sos., juga menyampaikan pada Program KABAR SKPD, bahwa 47 peserta yang mengikuti Technical Meeting merupakan peserta yang telah dinyatakan lulus verifikasi dan seleksi administrasi.
Setiap sekolah hanya diberikan kesempatan mengirimkan satu peserta terbaik sehingga keberhasilan menjadi peserta merupakan prestasi yang patut diapresiasi.Panitia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Lomba Bertutur Tahun 2026 merupakan pelaksanaan ke-14 sejak pertama kali digelar pada tahun 2010.
Selama penyelenggaraannya, lomba ini telah melahirkan banyak peserta berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Kota Makassar hingga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bahkan mewakili Sulawesi Selatan pada Lomba Bertutur Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Mengusung tema “Menumbuhkan Kegemaran Membaca dan Cinta Budaya Makassar Lewat Bertutur”, lomba tahun ini diharapkan mampu menjadi media pembinaan budaya baca sekaligus sarana pelestarian cerita rakyat, legenda, dan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Perpustakaan Kota Makassar menegaskan bahwa Lomba Bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah gerakan literasi yang bertujuan membentuk generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan berkarakter.
“Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis Dinas Perpustakaan Kota Makassar dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca. Masa depan Kota Makassar sangat ditentukan oleh kualitas literasi generasi mudanya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan lomba sebagai ruang belajar dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti proses lomba akan menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik, serta memiliki kecintaan terhadap buku dan budaya daerah.
Lebih lanjut, Syahruddin menekankan pentingnya peran Lomba Bertutur dalam melestarikan cerita rakyat dan kearifan lokal Kota Makassar. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan mengenal dan mencintai budaya sendiri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berjati diri dan berbudaya.
Suasana Technical Meeting berlangsung interaktif. Para peserta bersama guru pendamping tampak antusias mengikuti setiap sesi penjelasan yang disampaikan panitia dan dewan juri. Berbagai pertanyaan terkait tata tertib, mekanisme perlombaan, penggunaan alat peraga, sistem penilaian, hingga teknis penampilan disampaikan peserta dan dijawab secara rinci oleh panitia dan dewan juri, sehingga seluruh peserta memperoleh pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan lomba. Materi cerita telah disepakati bersama yakni Cerita Kepahlawanan atau Cerita Rakyat yang ada di Sulawesi Selatan.
Panitia juga melakukan pengundian nomor tampil setelah Technical Meeting selesai sebagai bagian dari persiapan menuju audisi. Sesuai jadwal, Audisi Lomba Bertutur akan dilaksanakan pada hari Senin, 20 Juli 2026, sedangkan Grand Final akan berlangsung pada hari Selasa, 21 Juli 2026 di Auditorium gedung PKK Kota Makassar.
Melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur Tahun 2026, Dinas Perpustakaan Kota Makassar berharap dapat melahirkan penutur-penutur cilik yang tidak hanya mampu bertutur dengan baik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya untuk semakin gemar membaca, mencintai budaya lokal, serta menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.



















