MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Pemerintah Kota Makassar menyiapkan mekanisme tender dini untuk sejumlah proyek strategis yang akan dikerjakan pada Tahun Anggaran (TA) 2027.
Langkah tersebut mendapat dukungan Fraksi Partai Golkar DPRD Makassar.
Juru Bicara Fraksi Golkar, Ismail, mendorong agar tender dini dilakukan untuk proyek-proyek strategis, khususnya pembangunan infrastruktur.
Menurut Ismail, tender dini penting agar pekerjaan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran sehingga tidak terjadi penumpukan pekerjaan menjelang akhir tahun.
“Fraksi Golkar mendukung rencana penyiapan tender dini untuk proyek strategis TA 2027 agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran,” kata Ismail dalam pandangan fraksinya di Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Rabu (30/9/2026).
Ia juga meminta pelaksanaan program pada tahun anggaran berikutnya tetap disertai pengawasan terhadap progres pekerjaan, baik secara fisik maupun keuangan.
Pengawasan tersebut dinilai penting agar penggunaan anggaran dapat berjalan efektif dan setiap rupiah dalam APBD memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan Pemkot Makassar memang telah menyiapkan sejumlah proyek yang akan masuk dalam skema tender dini.
“Jadi, kita akan memulai juga dengan beberapa kegiatan yang kita laksanakan secara tender dini. Jadi tidak menunggu lagi bulan tiga baru ada kegiatan, bulan satu sudah bisa jalan,” ujar Munafri.
Ia menyebut mekanisme tersebut terutama akan diterapkan pada proyek-proyek yang telah memiliki perencanaan matang, termasuk proyek multiyears.
Menurut Munafri, persiapan tender dini mencakup kebutuhan perencanaan hingga desain proyek.
Sejumlah proyek strategis disebut telah masuk dalam persiapan tersebut.
“Ada, sudah ada. Termasuk desainnya, masuk semuanya, termasuk stadion dan sebagainya. Jadi setelah selesai anggarannya, langsung digenjot lagi di bulan satu,” katanya.
Munafri menegaskan proses persiapan tender dini akan dikebut agar pelaksanaan proyek tidak harus menunggu terlalu lama setelah tahun anggaran berjalan.
“Kalau rampung, mau sebelum atau sesudah, langsung kita jalan,” ujarnya.
Salah satu proyek yang disiapkan untuk perencanaan tahun depan adalah penataan Karebosi.
Munafri mengatakan proyek tersebut belum dapat dilaksanakan pada 2026 karena masih terdapat proses hukum yang perlu diselesaikan.
“Karena masih ada proses hukum yang nyangkut di dalamnya yang harus kita selesaikan, sehingga waktunya tidak keburu untuk diselenggarakan sekarang,” kata Munafri.
Karena itu, penataan Karebosi kembali dimasukkan dalam perencanaan agar dapat dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya. (*)



















