Belajar Sambil Bermain, Melinda Aksa Apresiasi Outing Class Peduli Lingkungan di TPS3R Karebosi

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Outing Class bertema “Selamatkan Bumi dengan Memahami Pengelolaan Sampah” yang diikuti oleh siswa UPT SPF SD Inpres Tallo Tua I di TPS3R Karebosi, Senin (20/4/2026).

Example 300x600

Menurut Melinda, edukasi lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas, tetapi perlu dihadirkan dalam pengalaman nyata yang mampu membentuk kebiasaan.

Ia menilai kegiatan seperti ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda.

“Anak-anak harus dikenalkan sejak dini bahwa sampah bukan hanya untuk dibuang, tetapi perlu dikelola dengan bijak. Melalui metode belajar yang interaktif seperti ini, mereka tidak hanya memahami, tetapi juga merasakan langsung pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Melinda.

Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar itu juga mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan pengelola TPS3R Karebosi yang telah menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak-anak. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas agar semakin banyak siswa yang terlibat.

BACA JUGA:  Melinda Aksa Tanam Langsung Lubang Kompos Biopori di Taman Gajah untuk Atasi Sampah Organik

“Ini adalah investasi jangka panjang. Ketika anak-anak sudah terbiasa memilah sampah dan menjaga lingkungan, maka ke depan kita akan memiliki generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap bumi,” tambahnya.

Kegiatan Outing Class ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan Kota Makassar yang menghadirkan pembelajaran di luar kelas dengan pendekatan bermain dan interaktif. Sebanyak 135 siswa UPT SPF SD Inpres Tallo Tua I terlibat dalam kegiatan tersebut.

Program ini juga menjadi bagian dari inovasi MULIATA (Mulai Olah Sampahta’) oleh Pemerintah Kota Makassar yang dikembangkan sebagai pusat edukasi, sosialisasi, sekaligus living lab pengelolaan persampahan di Kota Makassar.

Melalui konsep ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung proses pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Outing Class tersebut diisi dengan pemutaran video interaktif yang menggambarkan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, mengikuti permainan tradisional tentang menjaga kebersihan dan lingkungan, serta pengenalan
langsung jenis-jenis sampah di TPS3R, baik organik maupun anorganik.

BACA JUGA:  Diskop dan UKM Kota Makassar Terus Mendorong Perkembangan Program Prioritas Nasional KKMP

Sementara itu, Lurah Baru sekaligus pengelola TPS3R Karebosi, Fajar, menjelaskan bahwa TPS3R tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi juga sebagai pusat edukasi berbasis masyarakat.

“TPS3R Karebosi menjadi pusat edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga mendorong masyarakat memilah sampah dari sumbernya secara sederhana dan aplikatif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa program Outing Class menjadi salah satu upaya strategis dalam membangun karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam edukasi lingkungan di Kota Makassar, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ujung Pandang, Lurah Baru, Kepala Sekolah SD Inpres Tallo Tua I, Komunitas Lingkungan Go Green Plant, pendamping TPS3R, penyuluh lingkungan, serta Ketua TP PKK Kelurahan Baru bersama jajaran pengurus.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *