Perumda Pasar Makassar Perkuat Stabilitas Pangan, Siap Jadi Garda Terdepan Pengendalian Inflasi

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Perumda Pasar Makassar Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar-pasar tradisional sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kota Makassar.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kestabilan Harga dan Persediaan Komoditas Pangan yang digelar di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa. Pertemuan tersebut dihadiri Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Bulog, pelaku usaha, pengelola ritel modern, kepala pasar tradisional, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pangan.

Example 300x600

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, **Dr. M. Ilyas, ST., M.Sc**, menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh mata rantai pasok, mulai dari produsen hingga pasar.

“Yang paling penting saat ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Kita harus beralih dari sekadar sama-sama bekerja menjadi benar-benar bekerja sama agar setiap persoalan pada rantai distribusi dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara kepala pasar, pemantau harga, pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha, hingga ritel modern agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

BACA JUGA:  Wali Kota Makassar Dorong Kolaborasi dengan DPD RI untuk Percepatan Pembangunan

Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar, **Rusli Patara, SP**, menyampaikan bahwa Perumda Pasar selama ini secara konsisten mendukung program pemerintah melalui pemantauan stok komoditas dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan serta pasar tradisional.

“Perumda Pasar bersama Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pemantauan stok dan harga komoditas di lapangan. Selain Gerakan Pangan Murah, kami juga mengembangkan program Baruga Pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan di pasar-pasar tradisional,” jelas Rusli.

Menurutnya, kondisi inflasi di Kota Makassar masih relatif terkendali dibandingkan capaian inflasi Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, sinergi Antar daerah kabupaten kota. Agar kestabilan harga dapat dirasakan secara merata.

“Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, seluruh pihak juga sepakat memperkuat pengawasan distribusi komoditas strategis, khususnya beras SPHP, gula pasir, dan minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), serta meningkatkan pelaporan stok dan penjualan secara berkala,” ungkap M. Idris, humas Perumda Pasar, pada Program KABAR SKPD.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, Bulog, pelaku usaha, dan pengelola pasar, Perumda Pasar Makassar optimistis stabilitas pasokan pangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Hari Terakhir Sosialisasi Rumah Sehat dan Layak Huni TP PKK Makassar Digelar di Tiga Kecamatan

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *