MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,– RSUD Daya Kota Makassar menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 di Aula Lantai 4 RSUD Daya Kota Makassar, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah dialog terbuka antara rumah sakit dengan para pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Forum tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Fokompicam, akademisi, organisasi profesi, media massa, serta tokoh masyarakat, di antaranya Perwakilan dari Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Daya, Polsek Biringkanaya, Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar, PERHUMASRI Sulawesi Selatan, Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan, serta jajaran manajemen RSUD Daya Kota Makassar. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam membangun pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD Daya Kota Makassar, dr. Andi Any Muliany, M.Kes., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas dan kecanggihan teknologi, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang cepat, mudah, transparan, responsif, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Menurutnya, Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda rutin ataupun pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan perwakilan stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan masukan dalam penyempurnaan pelayanan kesehatan.
“Kami percaya bahwa pelayanan yang baik harus dibangun bersama masyarakat, bukan hanya untuk masyarakat. Setiap kritik, saran, maupun rekomendasi yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi dasar dalam penyempurnaan standar pelayanan, pengembangan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya pelayanan prima di RSUD Daya Kota Makassar.”
Lebih lanjut, Direktur RSUD Daya menjelaskan bahwa rumah sakit terus melakukan transformasi pelayanan melalui berbagai program strategis, antara lain peningkatan mutu dan keselamatan pasien, digitalisasi pelayanan kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan budaya kerja profesional, serta pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Seluruh upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah.
Forum berlangsung secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kritik, saran, dan rekomendasi terkait pelayanan RSUD Daya Kota Makassar. Berbagai masukan yang diperoleh akan dihimpun sebagai bahan evaluasi sekaligus penyusunan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Melalui Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 ini, RSUD Daya Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, akuntabel, inklusif, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan masyarakat.
Menutup sambutannya, Direktur RSUD Daya Kota Makassar mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat sinergi dan budaya pelayanan dengan sebuah pesan yang menjadi semangat bersama:
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui janji, tetapi melalui pelayanan yang konsisten, tulus, profesional, dan terus menerus diperbaiki.”
“Dengan terselenggaranya Forum Konsultasi Publik ini, diharapkan tercipta hubungan yang semakin erat antara RSUD Daya Kota Makassar dengan seluruh pemangku kepentingan sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan mampu menjawab harapan masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas di Kota Makassar,” demikian Irnayanti,
Kabag Pelayanan Masyarakat RSUD Daya , mengakhiri informasinya dalam
Program KABAR SKPD.



















