Bunda PAUD Makassar Temui Direktorat PAUD, Perkuat Sinergi Pengembangan Layanan Anak Usia Dini

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – JAKARTA,— Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan audiensi bersama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Gedung E Kemendikdasmen, Rabu (12/8/2026).

Turut hadir Direktur PAUD Kurniawan, Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD Abdul Kahar, Kepala BBPMP Sulawesi Selatan Imran, Ketua Tim Kerja Wajib Belajar 13 Tahun Dona Paramita.

Example 300x600

Sementara dari Kota Makassar, Bunda PAUD Kota Makassar Melinda Aksa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman, Kepala Bidang PAUD PNF Yasmain Gasba, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Titin Florentina, Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Herlina, serta jajaran pengurus Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam peningkatan kualitas layanan PAUD, termasuk implementasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan serta penguatan kapasitas Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Melinda bersama jajaran memperkenalkan “Jelajah Langkah Bunda PAUD Kota Makassar”, yang merangkum perjalanan penguatan PAUD selama Juni 2025 hingga Juli 2026 dengan tema “Menguatkan Fondasi, Menumbuhkan Generasi.”

Melinda mengatakan, perjalanan tersebut tidak hanya sebagai rangkuman kegiatan, melainkan untuk memperlihatkan bagaimana berbagai langkah yang dilakukan saling terhubung dan bermuara pada peningkatan pengalaman tumbuh dan belajar anak.

BACA JUGA:  Ketua TP Posyandu Makassar, Melinda Aksa, Hadiri Rakornas Posyandu 2025 di Jakarta

“Semua kebijakan, program, pelatihan, pembangunan sarana, maupun kolaborasi pada akhirnya harus kembali pada satu pertanyaan: apa manfaatnya bagi pengalaman tumbuh dan belajar anak? Karena itu, sepanjang perjalanan ini kami berusaha agar penguatan PAUD tidak hanya terlihat pada program, tetapi juga semakin terasa di ruang belajar anak,” ujar Melinda.

Selama satu tahun tersebut, penguatan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari tata kelola, PAUD satu tahun pra-SD, peningkatan kapasitas pendidik, pendidikan inklusif, perlindungan dan gizi anak, PAUD Holistik Integratif, hingga Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Keseluruhan langkah itu diarahkan menuju satu semangat, yakni “PAUD Bermutu untuk Semua.”

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, yang memaparkan perjalanan Bunda PAUD selama setahun terakhir mengatakan, berbagai langkah yang telah dilakukan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk melihat bagian-bagian yang masih perlu diperkuat.

“Perjalanan satu tahun ini memberi kami banyak pembelajaran. Kami melihat apa yang sudah berjalan baik, apa yang masih perlu diperkuat, dan bagaimana peran Bunda PAUD bisa terus hadir untuk menghubungkan berbagai pihak. Yang terpenting, setiap langkah yang dilakukan harus benar-benar bermuara pada layanan yang semakin baik bagi anak-anak kita,” ujar Titin.

BACA JUGA:  Wali Kota Makassar Danny Pomanto Hadiri CSS XXII di Kota Cilegon

Paparan tersebut mendapat respons positif dari Direktur PAUD Kurniawan. Menurutnya, apa yang telah dibangun di Kota Makassar menunjukkan bahwa penguatan PAUD telah bergerak dalam arah yang sama dengan tujuan yang saat ini didorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kami tentu mengapresiasi apa yang sudah dilakukan di Kota Makassar. Apa yang tadi disampaikan menunjukkan bahwa arah yang dibangun sudah sejalan dengan tujuan yang sedang kita dorong bersama, yaitu bagaimana menghadirkan layanan PAUD yang semakin bermutu dan dapat dirasakan oleh setiap anak,” ujar Kurniawan.

Menurutnya, komitmen yang telah dibangun di daerah perlu terus dijaga agar berbagai program tidak berhenti sebagai kegiatan, tetapi berkembang menjadi praktik yang berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap anak.

Sementara itu, Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD, Abdul Kahar, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap pendidikan. Menurutnya, kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan suatu wilayah.

“Ketika satu daerah sudah peduli terhadap pendidikan, itu pertanda peduli terhadap masa depan wilayah tersebut. Yang menentukan kemajuan suatu bangsa adalah pendidikan. Sangat beruntung wilayah yang pimpinannya memang peduli terhadap pendidikan,” ungkap Abdul Kahar.

BACA JUGA:  Pasar Pabaeng-Baeng Siap Go Digital, Bank Mandiri Hadirkan QRIS dan KUR

Melinda menambahkan, berbagai capaian yang disampaikan dalam audiensi tersebut tidak terlepas dari kerja bersama Pokja Bunda PAUD, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan, satuan pendidikan, Pemerintah Kota Makassar, para pendidik, keluarga, organisasi mitra, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Peran kami adalah berusaha mempertemukan berbagai kekuatan tersebut agar kebutuhan anak dapat dilihat secara lebih utuh. Karena semakin banyak pihak yang memiliki kepedulian yang sama, semakin kuat pula lingkungan yang kita siapkan bagi anak-anak Makassar,” tutur Melinda.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi dan sinergi antara Bunda PAUD Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar, dan Direktorat PAUD Kemendikdasmen dalam menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagi Bunda PAUD Kota Makassar, perjalanan satu tahun tersebut juga menjadi pijakan untuk melanjutkan penguatan yang telah dimulai. Sebab, memperkuat PAUD bukan tentang menyelesaikan satu program, melainkan memastikan setiap anak mendapatkan awal yang semakin baik untuk perjalanan hidupnya. (*)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *