MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Bidang Ketahanan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Makassar di bulan Desember ini terus menangani Sekolah Lansia. Telah rampung pada 15 kecamatan se Kota Makassar sehingga target untuk tahun 2025 telah terpenuhi.
Untuk tahun 2026 oleh DPPKB ditargetkan membuat 153 Sekolah Lansia di Kota Makassar sehubungan dengan Program Quick Win dari Kementeruan BKKBN yang harus ditindaklanjuti.
Beberapa waktu yang lalu telah dilaunching 2 sekolah lansia, yaitu Sekokah Lansia Sipakarennu di kecamatan Bontoala. Sementara untuk inovasi terbaru bahwa Dharma Wanita Kota Makassar membuat sekolah lansia khusus pensiunan Pegawai Negeri Sipil. Ada 48 siswa siswi yang berusia 60 tahun ke atas.
Adapun tujuan dibuatnya sekolah lansia untuk pensiunan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup yang artinya dapat membantu para pensiunan tetap sehat, mandiri dan aktif serta mencegah kesepian. Mereka dapat tetap bersosialisasi dengan sesama pensiunan.
Di samping itu mereka diajarkan membuat keterampilan, berolah raga bersama, pengajian dan sebagainya,” ucap A.Dewi, Kabid Ketahanan Kesejahteraan Keluarga, pada Program KABAR SKPD Radio GAMA FM 93,7.
Sementara itu pagi tadi (12/12/2025) telah ditandatangani MOU bersama PT. Nusantara terkait penanganan stunting. Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar dan dihadiri oleh para petinggi dari PT Nusantara Infrastruktur yang berlokasi di Kecamatan Tallo. Bersamaan dengan itu juga telah diwisuda 25 orang anak penderita stunting.



















