MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui pelaksanaan perbaikan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) perumahan pada sejumlah perumahan yang telah diserahkan pengelolaannya pada pemerintah kota Makassar.
Beberapa perumahan yang telah diserahkan pengelolaannya diantaranya :
– - Perumahan Soltana Residence.
– Perumahan BTP blok AD dan AE.
– Perumahan Nusa Tamalanrea Indah
– Perumahan Al Marhamah Depag.
– Perumahan Graha Mulia Bontoloe.
– Perumahan Griya Telkom.
– Perumahan Taman Bunga 2 Sudiang.
Kegiatan perbaikan PSU ini meliputi perbaikan dan peningkatan kondisi jalan lingkungan, seperti perbaikan pengerjaan jalan beton, jalan paving dan pengaspalan. Juga perbaikan drainase yang mengalami kerusakan dan penurunan fungsi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kelayakan infrastruktur perumahan agar tetap aman, nyaman dan berfungsi optimal bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar menyampaikan bahwa perbaikan PSU dilaksanakan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi lapangan serta usulan dalam musrembang dan pengaduan dari warga perumahan.
“Setelah PSU perumahan diserahkan kepada pemerintah daerah maka perbaikan dan pemeliharaannya menjadi kewenangan pemerintah kota. Oleh karena itu kami berupaya memastikan seluruh PSU tetap dalam kondisi baik dan layak digunakan,” ucap Faisal Rahman, anggota PPID Disperkim, pada Program KABAR SKPD Radio GAMA FM 93,7
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, memperlancar aksesibilitas warga serta mendukung terciptanya kawasan perumahan yang tertata aman dan berkelanjutan di Kota Makassar.
Untuk itu Disperkim Kota Makassar menghimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara PSU yang telah diperbaiki oleh pemerintah serta aktif melaporkan apabila ditemukan kerusakan agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



















