Dinas Perpustakaan Kota Makassar dan Al-Biruni Mandiri School Jalin Kerjasama Pembinaan Perpustakaan Sekolah

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Komitmen memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah di Kota Makassar kembali diwujudkan melalui sinergi lintas lembaga. Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr. Aryati Puspasari Abady, bersama Direktur Pendidikan Yayasan Al-Biruni Mandiri Makassar, Muhamad Arafah Kube, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pendampingan Perpustakaan Sekolah melalui Program Sentuh Pustaka, Senin (29/06/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, H. Akhmad Namsum, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, di Ballroom Teater Lantai 2 Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam rangkaian kegiatan Assembly Al-Biruni Mandiri School yang mengangkat tema “Syekh Yusuf: Lentera dari Timur untuk Dunia”.

Example 300x600

Kerja sama ini bertujuan untuk saling mendukung dalam menghidupkan kembali peran perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar siswa, sekaligus menumbuhkembangkan budaya membaca di lingkungan sekolah. Selain itu, kemitraan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) serta program Pembudayaan Kegemaran Membaca guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kota Makassar.

BACA JUGA:  Pjs Wali Kota Arwin Azis Resmikan Program CSR Nusantara Peduli Stunting di Puskesmas Kaluku Bodoa

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr. Aryati Puspasari Abady, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan literasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan aktif dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya satuan pendidikan.

“Perpustakaan sekolah harus menjadi ruang belajar yang hidup, menarik, dan mampu mendorong peserta didik untuk gemar membaca, belajar, dan berinovasi. Melalui kolaborasi ini kami berharap Al-Biruni Mandiri School dapat menjadi contoh dalam pengembangan perpustakaan sekolah yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan sekaligus menjadi pusat penguatan literasi di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Program Sentuh Pustaka atau Semua Membantu Menghidupkan Perpustakaan merupakan salah satu inovasi unggulan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang memberikan pendampingan kepada sekolah binaan agar mampu menyelenggarakan perpustakaan sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari penataan kelembagaan, koleksi, layanan, tenaga perpustakaan, administrasi, hingga persiapan akreditasi perpustakaan.

Berkat konsistensi pelaksanaannya sejak tahun 2018, inovasi Sentuh Pustaka telah memperoleh berbagai penghargaan sebagai TOP inovasi pelayanan publik, baik di tingkat Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan maupun tingkat nasional. Program ini juga telah menjadi salah satu model pembinaan perpustakaan sekolah yang direplikasi oleh sejumlah daerah di Indonesia.

BACA JUGA:  Berbagai Kegiatan Jelang Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) 2025 Kota Makassar

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, menjelaskan bahwa Sentuh Pustaka telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu perpustakaan sekolah.

“Alhamdulillah, Program Sentuh Pustaka menjadi salah satu program unggulan kami dalam pembinaan perpustakaan sekolah. Al-Biruni Mandiri School merupakan satu dari puluhan sekolah yang telah menjalin kerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Hingga tahun 2025, sebanyak 61 perpustakaan sekolah telah berhasil memperoleh akreditasi melalui pendampingan intensif Sentuh Pustaka, terdiri atas 56 perpustakaan negeri dan 5 perpustakaan swasta. Selain itu, masih banyak perpustakaan sekolah lainnya yang sedang berproses melakukan penataan menuju akreditasi melalui program ini,” ungkapnya pada Program KABAR SKPD.

Menurut Tulus, keberhasilan pembinaan perpustakaan tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah perpustakaan terakreditasi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas layanan, kompetensi tenaga perpustakaan, pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, serta tumbuhnya budaya membaca di lingkungan sekolah.

Kerja sama dengan Yayasan Al-Biruni Mandiri Makassar diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pembinaan perpustakaan sekolah, khususnya di sekolah swasta. Semakin banyak sekolah yang terlibat dalam Program Sentuh Pustaka, semakin besar peluang terwujudnya perpustakaan sekolah yang modern, aktif, inklusif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

BACA JUGA:  Pj Sekda Irwan Adnan Mengpresiasi dan Mengatensi Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Makassar

Dinas Perpustakaan Kota Makassar juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas literasi, dunia usaha, organisasi profesi, penerbit, hingga media massa. Sinergi tersebut diyakini menjadi kunci dalam membangun ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang semakin luas, Dinas Perpustakaan Kota Makassar optimistis dapat mempercepat peningkatan kualitas perpustakaan sekolah, memperkuat Gerakan Literasi Sekolah, serta mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Makassar sebagai kota yang cerdas, berbudaya literasi, dan berdaya saing.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *