MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Makassar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian anggota DPRD Makassar. Pemerintah kota diminta mengambil langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Makassar, Adi Akbar, mengimbau pemerintah agar menggencarkan sosialisasi penggunaan masker, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap di tengah kondisi udara yang memburuk.
“Karena ini kejadian yang tidak bisa kita hindari bagi warga Kota Makassar, kita berharap pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah,” kata Adi Akbar.
Ia juga meminta Pemerintah Kota Makassar menggerakkan seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga perangkat RT dan RW, untuk aktif mengingatkan warga agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
Adi menilai keterlibatan aparat di tingkat wilayah penting agar imbauan pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara langsung. Dengan begitu, kesadaran warga untuk melindungi diri dari paparan kabut asap dapat meningkat.
Selain sosialisasi, ia berharap pemerintah kota mempertimbangkan pembagian masker dengan standar perlindungan yang sesuai, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan.
“Kalau memungkinkan, pemerintah bisa membagikan masker standar kepada warga yang rentan,” ujarnya.
Adi berharap langkah antisipatif tersebut dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti Makassar.
Ia juga mendorong masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Warga diminta mengikuti imbauan resmi pemerintah dan menerapkan langkah pencegahan demi menjaga kesehatan bersama.



















