Realisasikan Program Pemkot Makassar Dalam Pengelolaan Sampah, Kecamatan Tallo Luncurkan 10.000 Galon Tumpuk

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Pemerintah Kota Makassar mulai menerapkan kebijakan baru dalam pengelolaan sampah. Pemerintah menghentikan sistem Open Dumping dan beralih ke Sanitary Landfill, yaitu mewajibkan warga memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ke TPA Antang per 1 Agustus 2026.

Untuk merealisasikan program tersebut, Kecamatan Tallo meluncurkan Gerakan 10.000 Galon Tumpuk yang berlangsung Sabtu 18 Juli 2026.

Example 300x600

Per 1 Agustus 2026 hanya sampah residu yang dibuang ke TPA Tamangapa tanpa sampah organik dan anorganik. Untuk itu 10.000 galon tumpuk dimaksimalkan di wilayah Kecamatan Tallo dengan 465 RT dan 77 RW. Dengan demikian 20 galon tumpuk per RT, RW dapat menahan 27 ton sampah organik dan anorganik di wilayah ini. Artinya wilayah Kecamatan Tallo telah dapat mereduksi 50 persen sampah yang ada di wilayah setempat. Dengan demikian gerakan ini telah dapat sedikit membantu permasalahan sampah di TPA Tamangapa.

Dalam kesempatan tersebut telah dibuat pernyataan bersama dari RT, RW dan LPM yang disaksikan oleh Kadis DLH beserta jajaran, Dewan Lingkungan, unsur kecamatan dan tokoh2 masyarakat.

BACA JUGA:  Resmikan Ruang Jahit Dekranasda, Melinda Aksa Ajak Perempuan Makassar Berkarya dan Mandiri

Semua harus bergerak dengan gerakan 10.000 galon tumpuk ini juga dengan berbagai program serupa lainnya, seperti eco enzyme, pengelolaan maggot dan teba modern termasuk sumber sampah di rumah tangga.

Diharapkan keterlibatan semua pihak dengan gerakan ini dan pemantauan progres Gerakan 10.000 Galon Tumpuk tetap dilakukan. Artinya 10.000 rumah tangga juga akan bergerak. Mengingat di Kecamatan Tallo ada 44.000 rumah tangga dengan seperempatnya dapat bergerak sehingga akan ada efek bergulir dengan pihak lain yang dapat mencontoh.
Kiranya dengan gerakan ini dapat memaksimalkan pengurangan jumlah sampah di sumber.
Sekitar 100 satgas motor gandeng dan armada sampah akan menjadi lapis kedua untuk mendistribusikan sampah ke beberapa titik pengolahan.

Dibagian akhir Sekertaris Camat Tallo, Dr. Bau Asseng mengatakan dalam program KABAR SKPD, bahwa sejumlah koordinasi, edukasi termasuk kontrol armada telah dilakukan agar kesemuanya ready di 1 Agustus 2026 mendatang.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *