Disperin Makassar Gelar Giat Diversifikasi Produk Industri Olahan Melalui Pelatihan Roti dan Kue

  • Bagikan
banner 468x60

MEDIACREATIVE.ID – MAKASSAR,- Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar melaksanakan Kegiatan Diversifikasi Produk Industri Olahan (Pelatihan Roti dan Kue), Rabu (29/07/2026).

Hal ini karena Disperin
terus berkomitmen meningkatkan daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas produk.

Example 300x600

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam pekan ini adalah Kegiatan Diversifikasi Produk Industri Olahan melalui Pelatihan Roti dan Kue, yang diselenggarakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama dilaksanakan pada 27–28 Juli 2026, sedangkan angkatan kedua pada 29–30 Juli 2026. Masing-masing angkatan diikuti oleh 30 orang pelaku usaha IKM, sehingga total peserta yang memperoleh manfaat dari kegiatan ini sebanyak 60 orang.

Kegiatan ini menghadirkan instruktur yang kompeten di bidangnya, yaitu Technical Chef PT. Wahana Interfood Nusantara serta Pimpinan Komunitas MM Baking and Cooking Makassar. Narasumber memberikan materi teori sekaligus praktik pembuatan berbagai produk roti dan kue sesuai dengan perkembangan tren pasar.

Industri olahan pangan, khususnya produk roti dan kue, merupakan salah satu sektor usaha yang memiliki peluang pasar yang terus berkembang. Tingginya permintaan masyarakat terhadap produk bakery yang berkualitas menuntut pelaku IKM untuk terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan berinovasi agar mampu menghasilkan produk yang memiliki cita rasa, kualitas, dan tampilan yang lebih menarik.

BACA JUGA:  200 Dokter Gigi Anak ‘Serbu’ Pulau Kodingareng dengan Kapal Perang TNI AL, Hadirkan Senyum Sehat untuk Generasi Pesisir

Melalui kegiatan diversifikasi produk ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar berupaya meningkatkan kompetensi pelaku IKM agar mampu menciptakan produk yang memiliki nilai tambah, mengikuti tren pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Adapun tujuan pelaksanaan pelatihan ini adalah:

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku IKM dalam mengolah produk roti dan kue yang berkualitas.

2. Mendorong lahirnya inovasi dan diversifikasi produk olahan pangan yang memiliki nilai tambah.

3. Meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi kebutuhan dan selera pasar.

4. Membekali pelaku usaha dengan teknik produksi yang lebih efisien, higienis, dan sesuai dengan standar industri.

5. Mendorong peningkatan daya saing dan pendapatan pelaku IKM di Kota Makassar.

Sementara sasaran kegiatan ini adalah pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Makassar yang bergerak di bidang usaha olahan pangan maupun masyarakat yang sedang mengembangkan usaha bakery dan pastry.

Melalui pelatihan ini peserta memperoleh pengalaman praktik secara langsung mengenai teknik pembuatan berbagai jenis roti dan kue, pengolahan bahan baku, pengembangan resep, teknik penyajian, hingga strategi peningkatan kualitas produk.

BACA JUGA:  Bappeda Makassar Gelar Kick Off Meeting Verifikasi Program Hibah Air Limbah Terpusat

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Meningkatkan kompetensi dan keterampilan pelaku IKM di bidang bakery dan pastry.

2. Menghasilkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.

3. Menambah variasi produk yang dapat dipasarkan kepada konsumen.

4. Meningkatkan peluang usaha dan pendapatan pelaku IKM.

5. Memperkuat industri olahan pangan sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi daerah.

Dari kegiatan ini diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk mengembangkan usahanya masing-masing, yang mampu melahirkan pelaku IKM yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pasar, sehingga produk-produk olahan pangan Kota Makassar semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan inovasi produk, diharapkan IKM Kota Makassar dapat tumbuh lebih kuat, membuka peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar, tutup
Arni Maroa, SE. M.AP, Kepala Bidang Perindustrian
Disperin Kota Makasssr pada Program KABAR SKPD.

BACA JUGA:  Pemkot Makassar-BNI Jajaki Kerja Sama Kartu Identitas dan Keuangan Digital Multifungsi

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *